Hoahh udah lama banget
nggak nulis disini.
Baca ajadeh ini. gajelas ? garing ? grab a snicker aja :P
>
surat untuk kamu,
Aku. Orang yang pernah berlabuh diareamu. Bukan
dihati. Hanya disekitarmu.
Jika aku salah berlabuh, maafkan aku.
Analogi yang indah tidak akan pernah bisa
menggambarkan apa yang terjadi sebenarnya. Tidak akan pernah bisa menggambarkan
apa yang terjadi padaku.
Pada kamu.
Pada kita.
Berlabuh dihati seseorang, dan sadar bahwa
dihati itu tidak hanya ada aku.
Terkadang merasakan rasa sakit yang sangat
ketika sadar semua itu hanyalah mimpi. Tawamu, gurauanmu, caramu ketika memujiku dahulu.
Hanya menguntit lewat social media. Menjadi
seorang stalker. Penguntit. Aku tidak tahu sejak kapan aku menjadi penguntit ?
apakah sejak bulan februari tahun lalu? tapi aku hanya membaca apa yang kamu
tulis di wall facebook,twitter ,ataupun yang kamu tulis di blog mu, lalu
letupan bahagia itu kembali terasa, kembali mengguncah di dadaku. Meletup
dan berdesir di dalam darah walaupun tidak bertahan lama. Layaknya kabel
listrik, semua itu membuatku seperti tersengat percikan api listrik.
Mengejutkan, menggelitik, dan tentunya. menyenangkan.
Terkadang aku tertawa, tersenyum sendiri
membaca tulisan tulisanmu, obrolanmu dengan temanmu, foto-foto mu, dan
keakrabanmu dgn perempuan itu Yang terkadang membuatku iri. meskipun sering
merasa sakit dan takut, tapi rasa rindu tidak pernah bisa diobati dengan cara
apapun. Menjadi penguntitmu dapat mengurangi rasa rinduku, walaupun kutahu
semua itu malah membuatku tersadar dan tersadar. Bahwa cinta, tidak harus
memiliki.
Menjadi hantu itu menakutkan. Dan sekarang aku
menjadi hantu. Aku tidak terlihat dimatamu. bahkan mungkin, Tidak pernah
terlihat. Lagi.
Tetapi, aku berterimakasih padamu. Kamulah
orang pertama yang membuat jantungku berdegup tak karuan. Kamulah orang pertama
yang tidak pernah bisa kutatap lama-lama dan kuajak ngobrol dengan logis. dan Kamulah orang pertama yang membuatku sadar,bahwa
jatuh cinta itu menyenangkan, walau
terkadang menyakitkan.
my last word. Thanks for last year…
honestly. stalker