assalamualaikum...
gak kerasa ternyata blog ku udh usang aja. well, ini post pertama ku lagi. setelah sekian lama gak nulis.
bismillah.. haha mentang2 bulan ramadhan, jadi rada2 kebawa religius ke blog nya.. hoho cekidot aja deh
"Andai"
Berandai...
melihat keatas langit yang penuh dengan komet, planet, bintang, nebula, katai
tampak nyata bukan ?
semua tampak riil
lalu aku terhempas begitu keras ke tanah
tulang ku rasanya remuk.
sakit.
ngilu.
lalu kulihat lagi keatas langit
yang tampak hanya bintang kecil yang bahkan jumlahnya 'masih' bisa kuhitung
Berandai...
aku melihatmu memakaikan jaket untukku
menggenggam tanganku erat sambil terus berbisik
"Jangan menangis, aku masih disini"
ujarnya parau
ia tersenyum lagi
senyumnya mengembang. membuatku ingin balas genggamnya erat
lalu lagi-lagi aku terhempas sedemikian hebat ke tanah
kali ini lebih sakit
tulangku rasanya bergesekan satu sama lain
hingga terdengar bunyi 'krek' yang menyakitkan telinga
aku hampr menangis,
kulihat lagi lelaki itu
ia tersenyum padaku.
lalu memakaikan jaketnya pada diriku yang lain.
mungkin saja,
mungkin...
Berandai...
aku menempelkan jariku dikaca mobil yang dingin,
menghembuskan nafas pelan pelan didekatnya, agar uapnya menempel di kaca
samar, seorang remaja yang sering orangtuaku sebut
'gembel tak berpendidikan' itu mendekati mobilku
aku menatapnya iba
memberinya uang recehan agar ia bisa cepat pergi
lalu aku terhempas lagi untuk kesekian kalinya
kali ini tidak lagi terasa sakit
karena tulangku sudah remuk semua
hingga rasanya aku sudah terbiasa dengan ini
Aku membuka mata lagi.
melihat seberapa jauh aku berandai..
aku melepas topi lusuhku
menggenggam erat recehan yang diberikan oleh perempuan tadi
esok hari.. aku akan menjadi apa ?
'Aku' yang bodoh kembali berandai...
ps: ini tulisan gajelas sepanjang bulan ramadhan. hehehe.
btw, kalian ngerti maksud dari tulisan ku itu ?
0 komentar:
Posting Komentar